Berkebun dan Berbisnis

“Berkebun dan berbisnis jika dilakukan dengan baik dan fokus bisa menjadi kegiatan yang positif dan mendatangkan keuntungan,”

Dahlan Iskan - Berkebun 2

Apa yang membuat seseorang dara muda (24) seperti Diah dan puluhan wanita muda ini mau hadir disebuah acara belajar menjadi pekebun di Akademi Berkebun yang diselenggarakan di pelataran Ruko Golden Boulevard Blok H2 / 36-39, Jalan Pahlawan Seribu, BSD City, Tangerang Selatan akhir Juni lalu?

Ternyata setelah ditanya kepadanya, alasannya sangat sederhana. Ia ingin memanfaatkan setiap jengkal tanah yang dimilikinya dapat bermanfaat dan dapat menghasilkan produk yang berguna. Alasan yang sangat masuk akal, dan tidak mengada-ada.

Dahlan Iskan

Tetapi di tengah perkotaan, apakah ada setiap jengkal tanah yang tak bertuan? Itulah masalahnya. Ternyata masalah tersebut justru tidak menjadi masalah bagi Diah dan teman-teman untuk menyalurkan hobbynya berkebun.

Menurut Diah, tanah terlantar, pekarangan-pekarangan kosong di perkotaan sangat banyak. Lahan inilah yang menjadi sasaran Diah dan kawan-kawan untuk ditanami berbagai aneka sayuran, tentu saja terlebih dahulu harus minta izin atau menyewa lahan tersebut.

Seperti yang dituturkan Diah, kegiatan berkebun tidak hanya menyalurkan hobby tetapi sudah memiliki nilai ekonomis tinggi. Hasil berkebun di lahan perkotaan, seperti bayar, sawi, wortel dan lain-lain yang ditanam secara organic ternyata memiliki nilai ekonomis tinggi.

Sebagian mengikuti acara ini tidak semata-mata mencari sisi komersialnya, namun ada juga yang sebatas menyalurkan hobby di tengah hiruk pikuk kota yang bising dan ‘kemrungsung’.

Setidaknya, acara yang diadakan oleh Akademi Berkebun ini mampu mengedukasi anak-anak muda perkotaan untuk mencintai dunia perkebunan atau pertanian, memperkenalkan cara berkebun organik yang benar dan menjadikan kegiatan berkebun organik menjadi satu kebutuhan masyarakat perkotaan. Sesuai konsep urban farming dan home farming, edukasi ditujukan pada masyarakat perkotaan dengan memanfaatkan lahan tidur dan halaman rumah.

Berkebun dengan Dahlan Iskan

Dahlan Iskan - Berkebun 1

Selain menjadikan berkebun organik sebagai kebutuhan, Akademi Berkebun dipersiapkan pula untuk peserta yang berniat menjadikan berkebun organik sebagai kegiatan profesional.

Dahlan Iskan, Menteri BUMN, diundang khusus untuk bertemu dan berdiskusi dengan para pegiat pekebun perkotaan ini. Meski hadir, Dahlan yang berasal dari Pacitan dan mengenal sejak kecil dunia pertanian ini hanya ingin memotivasi anak-anak muda bahwa berkebun dan berbisnis jika dilakukan dengan baik dan fokus bisa menjadi kegiatan yang positif dan mendatangkan keuntungan.

Berkebun memang salah satu kegiatan yang menyenangkan, apalagi bila dikerjakan secara beramai-ramai. Mereka menemukan asyiknya menanam, merawat hingga memanen hasil bercocok tanam yang dapat memberikan kepuasan batin tersendiri.

http://entrepreneurship.wirausahanews.com/20120815/484-berkebun-dan-berbisnis.html

Bapak Dahlan Iskan turut memberikan kata sambutan dalam Akademi Berkebun Angkatan 7 yang diadakan di BSD Tangerang, Minggu 24 Juni 2012.

Sunpride turut berpatisipasi dengan membagikan Buah Nusantara kepada seluruh peserta Akademi berkebun. Guava Crystal, Pepaya Hawaii, Great Golden Pineapple, dan Semangka Dianti adalah buah2 lokal unggulan kami.

Mari lestarikan budaya berkebun di kota Jakarta!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: