Menteri BUMN Minta Gaji ‘Outsourcing’ 10 Persen di Atas UMP

“Pegawai outsourcing di masing-masing BUMN tidak boleh di bawah UMP. Ini menjadi salah satu solusi menyelesaikan masalah tenaga alih daya di BUMN,”
Dahlan Iskan - Outsourcing

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri BUMN Dahlan Iskan meminta perusahaan milik negara menggaji tenaga kerja outsourcing (alih daya) sebesar minimal 10 persen di atas upah minimum propinsi (UMP).

“Pegawai outsourcing di masing-masing BUMN tidak boleh di bawah UMP. Ini menjadi salah satu solusi menyelesaikan masalah tenaga alih daya di BUMN,” kata Dahlan, di sela acara ‘Pertemuan Akbar BUMN 2013′ di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Ahad (19/5).

Acara yang dihadiri direksi dan komisaris dari 143 BUMN itu, salah satu membahas soal penangangan tenaga alih daya di perusahaan milik negara. Masalah alih daya di BUMN belakangan mendapat sorotan publik karena dinilai banyak terjadi pelanggaran dan ketidakadilan bagi pekerja kontrak. Bahkan Komisi IX DPR, memasukkan isu alih daya di BUMN dalam pembahasan Panitia Kerja (Panja).

Menurut Dahlan, setidaknya terdapat empat alasan Dahlan dalam memperbaiki sistem alih daya BUMN, yaitu perusahaan pemasok tenaga kerja tersebut harus memiliki sistem penggajian di atas UMP. Perusahaan alih daya harus memiliki sistem rekrutmen jenjang karier, melakukan rekrutmen untuk minimal 5 tahun kontrak.

“Jika ada perusahaan outsourcing yang tidak memenuhi syarat tersebut sebaiknya langsung ditolak oleh BUMN,” ujar Dahlan.

Soal penggajian, Dahlan meminta agar para pekerja alih daya tersebut minimal memberi gaji 10 persen di atas UMP. “Minimal 10 persen di atas UMP, boleh lebih. Tapi kalau ada BUMN yang tidak sanggup menyelesaikan masalah outsourcing, ya sebaiknya direksinya mundur saja,” tegasnya.

Ia mengatakan, sambil menunggu pembahasan lebih lanjut Panja Komisi IX, BUMN membuat semacam terobosan dalam menangani tenaga alih daya. “Saya menduga Panja akan lama pembahasannya, jadi kita selesaikan berbagai perbaikan soal outsourcing di BUMN,” ujar Dahlan.

Ia menuturkan, perbaikan tersebut dilakukan agar BUMN tidak sembarangan dalam melakukan tender alih daya dengan cara merubah sistem tendernya. Sesungguhnya diutarakan mantan Dirut PT PLN ini, masalah alih daya terkait tiga hal, yaitu gaji kecil, status tidak jelas, dan perlakuan yang tidak adil.

“Ada karyawan BUMN pemalas yang pekerjaannya sama dengan tenagaoutsourcing, tapi memiliki gaji jauh lebih besar,” ungkap Dahlan.

http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/13/05/19/mn1fa4-menteri-bumn-minta-gaji-outsourcing-10-persen-di-atas-ump

***

Dahlan Minta Gaji Karyawan Alih Daya 10 Persen di atas UMP

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan meminta perusahaan milik negara menggaji tenaga kerja alih daya (outsourcing) sebesar minimal 10% di atas upah minimum provinsi (UMP).

“(Gaji) pegawai outsourcing di masing-masing BUMN tidak boleh di bawah UMP. Ini menjadi salah satu solusi menyelesaikan masalah tenaga alih daya di BUMN,” kata Dahlan di sela acara Pertemuan Akbar BUMN 2013 di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Minggu (19/5).

Persoalan alih daya di BUMN belakangan ini mendapat sorotan publik karena dinilai banyak terjadi pelanggaran dan ketidakadilan bagi pekerja kontrak. Bahkan Komisi IX DPR memasukkan isu alih daya di BUMN dalam pembahasan panitia kerja (Panja).

Menurut Dahlan, setidaknya terdapat empat alasan Dahlan dalam memperbaiki sistem alih daya BUMN, yaitu perusahaan pemasok tenaga kerja tersebut harus memiliki sistem penggajian di atas UMP.

Perusahaan alih daya harus memiliki sistem rekrutmen, jenjang karier, dan melakukan rekrutmen untuk minimal lima tahun kontrak.

“Jika ada perusahaan outsourcing yang tidak memenuhi syarat tersebut sebaiknya langsung ditolak oleh BUMN,” ujar Dahlan. (Ant)

http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/05/19/2/154830/Dahlan-Minta-Gaji-Karyawan-Alih-Daya-10-Persen-di-atas-UMP

About these ads

Satu komentar to “Menteri BUMN Minta Gaji ‘Outsourcing’ 10 Persen di Atas UMP”

  1. Saya outsorch BUMN gaji saya dibawah UMP tidak jelas tiap bulannya bulan ini saja saya terima 495000 kontrak juga tidak jelas,uang transport hanya 250000 ribu itu juga keluar syarat 25 hari kerja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 232 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: