Kilasan MH52 – Antam garap sendiri proyek alumina

“Menurutnya,  teknologi pembangunan smelter tidak sesulit yang dibayangkan.  Selain itu,  Antam sudah berkomitmen tetap mengerjakan sesuai jadwal.”

PT Aneka Tambang (Persero) Tbk memutuskan akan mengerjakan sendiri proyek pembangunan Smelter Grade Alumina (SGA) di Mempawah,  Kalimantan Barat senilai US$ 1 miliar.     

Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Kementerian ESDM Dede Ida Suhendra mengatakan Antam sudah menyampaikan hal itu secara resmi ke Kementerian ESDM.

Antam sudah memutuskan bisa berjalan sendiri mengerjakan proyek itu tanpa partner.   Jadi bukan partnernya yang mengundurkan diri,” ujarnya.

Sebelumnya,  perusahaan asal China,  Hangzhou Jinjiang Group (HJG) yang merupakan mitra Antam dikabarkan mundur dari proyek pembangunan smelter yang mengolah bauksit menjadi alumina tersebut.   Padahal,  Antam dan HJG sudah menandatangani Perjanjian Usaha Patungan (First Amended and Restated Joint Venture Agreement/JVA) proyek itu pada pertengahan 2010.

Antam memiliki porsi 49% dalam proyek tersebut sementara sisanya HJG 51%,  dengan opsi Antam dapat menambah kepemilikan dan menjadi mayoritas setelah pabrik beroperasi komersial selama tiga tahun.   Namun menurut Dede,  Antam telah membatalkan kerja sama dengan HJG karena ada ketidakcocokkan dengan HJG.   Namun,  dia menolak merinci detail alasannya itu lebih lanjut.   “Jadi bukan Hangzhou yang mundur.   Ada hal-hal yang tidak cocok,  jadi sudah putus (kerjasamanya),  ada hal-hal yang tidak berkenan lagi.   Bisa saja Antam cari partner baru,  tapi info dari Antam itu bisa dikerjakan sendiri pakai modal sendiri juga,” jelasnya.

Semula Antam menyatakan tidak mungkin membangun smelter itu sendirian karena tidak memiliki teknologinya.   Namun Dede menepis pernyataan itu.   Menurutnya,  teknologi pembangunan smelter tidak sesulit yang dibayangkan.  Selain itu,  Antam sudah berkomitmen tetap mengerjakan sesuai jadwal.

Kapasitas smelter tersebut diperkirakan sebesar 1 juta metrik ton alumina per tahun dengan mengolah 4 juta wmt (wet metrik ton) bijih bauksit.   Rencananya,  konstruksi proyek dapat dimulai tahun ini,  sedangkan operasi komersial pada 2014.

“Antam tetep on schedule walaupun jalan sendiri.   Terkait teknologi,  sebenarnya sudah umum.  Antam mestinya mampu. Tapi bisa saja memakai teknologi orang yang sudah dipatenkan,  tergantung.  Tapi tidak mesti bekerjasama langsung dengan perusahaan yang bersangkutan,” ujarnya.

 

sumber : tender-indonesia.com

About these ads

Satu komentar to “Kilasan MH52 – Antam garap sendiri proyek alumina”

  1. Saya optimis bahwa SDM PT Aneka Tambang dapat mengerjakannya sendiri.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 175 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: